Skip to main content

Tahun 2020 sampai dengan tahun 2022 menjadi tahun yang penuh tantangan bagi seluruh dunia, karena adanya virus COVID-19 yang berdampak ke seluruh sektor, terutama sektor ekonomi dan bisnis. Banyak para pengusaha mulai kesulitan dalam menjalankan bisnisnya karena transformasi digital yang terjadi secara paksa. Maka dari itu, transformasi digital mulai mengalami peningkatan yang pesat sejak 2 tahun terakhir yang akhirnya mendorong ekonomi digital indonesia dan kebutuhan talenta digital yang memiliki keahlian seperti big data, data analytics, cyber security, cloud computing, web developer, mobile developer, cyber operations, digital marketing, dsb.

Kebutuhan Talenta Digital untuk Ekonomi Digital Indonesia

Meningkatnya kebutuhan talenta digital di Indonesia juga kerap diungkapkan oleh Menteri Komunikasi dan Informatika, Johnny G. Plate dalam berbagai kesempatan. Menurut Johnny, Indonesia masih membutuhkan kurang lebih 9 juta talenta digital dalam kurun waktu 15 tahun ke depan untuk mengakselerasi transformasi digital. Jumlah tersebut setara dengan rata-rata 600 ribu talenta digital per tahunnya.

Menurut Johnny, saat ini Indonesia sedang bergerak maju untuk meningkatkan pemanfaatan teknologi baru sehingga butuh banyak talenta digital. Ketersediaan talenta digital yang berkualitas dan memadai juga bertujuan untuk mendukung salah satu Visi Indonesia 2045 menjadi lima besar kekuatan ekonomi dunia dan menjadi negara berpendapatan tinggi pada 2040 mendatang.

Untuk mencapai target yang dibutuhkan industri, saat ini Indonesia tengah berupaya keluar dari krisis talenta digital. Bukan tanpa alasan, tingginya laju kebutuhan talenta digital dan peluang kerja yang tersedia ternyata tidak sebanding dengan ketersediaan sumber daya manusia yang berkualitas dan kompeten. Berdasarkan data dari CNBC Indonesia, darurat talenta digital terlihat saat lebih dari 50% CEO di kawasan Asia Pasifik kesulitan untuk merekrut sumber daya manusia dengan kriteria yang sesuai.

Maka dari itu, agar Indonesia tetap bisa kompetitif di level international, Indonesia perlu menyikapi kesenjangan ini dengan serius. Terlebih, potensi valuasi ekonomi digital di Indonesia diproyeksi mencapai USD 315.5 miliar atau Rp 4.531 triliun pada 2030.

Mari Tingkatkan Ekonomi Digital Bersama Moonlay!

Sebagai perusahaan IT, Moonlay Technologies siap membantu Indonesia untuk bangkit dari krisis talenta digital. Jadi, bagi kalian yang siap meningkatkan ekonomi digital Indonesia yuk gabung menjadi Talent Ready Moonlay dengan mendaftarkan diri kalian di Moonlay Talent Network atau kalau bisa cek di sini untuk lowongan terbaru kami ya. Mari #MenujuIndonesiaMaju!

Leave a Reply